ConstructPro menggantikan Excel + WhatsApp yang masih dipakai mayoritas kontraktor Indonesia. Multi-tenant architecture, role-based access yang merefleksikan hierarki proyek nyata, dan OCR pipeline untuk auto-extract data dari dokumen approval.
Platform tracking nutrisi untuk pasar Indonesia. 7 microservices dengan Cloudflare Workers sebagai API gateway, payment lokal via Midtrans, dan AI meal recommendations.
Agentic trading bot dengan Alpaca paper trading, futures simulator, web dashboard, Telegram HITL integration, dan risk manager dengan circuit breaker dan consecutive loss protection.
Customer complaint handling system dengan WhatsApp bot multi-step triage, RAG dari knowledge base PT JRP, Gemini Vision untuk analisis foto kerusakan, dan role-based CRUD.
Data security platform concept dengan 10 modul: governance, DLP, DSPM, eDiscovery, encryption, dan compliance framework untuk enterprise Indonesia dengan regulasi PDPA.
Patient online registration system untuk klinik dan rumah sakit Indonesia. Workflow booking hingga appointment reminder via WhatsApp dengan integrasi BPJS verification.
Konsep platform fashion wanita dengan strategi sourcing langsung dari China via 1688/Taobao. Landing page dengan conversion optimization dan brand storytelling untuk pasar Indonesia.
Saat saya build 7 microservices sendirian, overhead koordinasi hampir membunuh momentum. Conway's Law bekerja dalam dua arah.
Memilih RLS dari hari pertama — bukan schema per tenant — terbukti benar ketika klien pertama minta data isolation yang lebih ketat.
Simulasi paper trading saya kehilangan 40% dalam 2 jam karena consecutive loss tanpa protection. Sekarang saya build risk layer sebelum strategy layer.
Chunking strategy yang buruk membuat retrieval jadi noise. Ganti GPT-4 dengan Claude tidak mengubah apapun — tapi fix chunking meningkatkan accuracy 40%.
Ngrok forwarding bekerja sempurna. Production webhook silent-fail karena port Railway yang berbeda. 2 hari debugging untuk hal yang harusnya 2 jam.
Semua keputusan arsitektur yang saya tulis di ADR saat build terbukti menghemat waktu onboarding klien dan future-me yang lupa kenapa pilihan itu dibuat.
Komponen dan utilities dari proyek di atas yang saya rilis sebagai open source. Semua MIT license.